Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Macam-macam Aqidah yang Harus Diketahui


Macam-macam Aqidah yang Harus Diketahui
Menjadi seorang muslim tidak bisa dibilang mudah. Dengan dunia dan seisinya, beragam pemikiran, godaan dan kemaksiatan datang silih berganti. Wajib hukumnya bagi mereka mengimani macam-macam aqidah agar hidup tetap berada pada jalan kebenaran.


Macam-macam Aqidah yang Wajib Diketahui Muslim
Seorang muslim haruslah kuat menghadapi dunia dan seisinya yang berisi larangan hingga godaan dari aturan Allah SWT. Oleh karenanya, ada suatu hal bernama Aqidah untuk mengokohkan Iman umat Islam. Bila ditelisik lebih dalam jenisnya sendiri lumayan banyak, di antaranya sebagai berikut:
  1. Aqidah Islamiyyah
Iman seseorang tidak bisa teguh begitu saja tanpa adanya sesuatu yang mengokohkan. Tanpa hal tersebut, kualitas mereka sebagai seorang muslim bisa runtuh termakan kemaksiatan bahkan mengabaikan segala perintah dari Allah SWT.
Aqidah Islamiyyah ini disebut juga cara seseorang beriman kepada Allah SWT, malaikat, Nabi dan Rasul, Takdir (Qada’ dan Qadar) serta Hari Akhir atau Kiamat yang didasarkan pada hadits Jibril yang telah diriwayatkan oleh Umar bin Khaththab juga Abu Hurairah.
Aqidah ini memungkinkan umat Islam dalam mengimani Allah SWT serta perintah-Nya, perkara ghaib seperti malaikat, setan, jin dan lainnya, Nabi, Rasul, Takdir serta berita masa depan baik terbukti secara ilmiah maupun amaliyah karena telah ditetapkan dalam Al-Qur’an atau hadist.
  1. Aqidah Tauhid
Selain pembahasan mengenai Aqidah Islamiyah yang berorientasi pada Rukun Iman, ada hal lain yang juga mempengaruhinya serta bagaimana umat muslim mempertebal keimanan mereka. Jalan itu dinamakan Tauhid atau ajaran untuk mengesakan Allah SWT.
Aqidah Tauhid mengajarkan umat Islam kalau yang patut disembah hanya Allah SWT serta Dia tidak dibendakan maupun memiliki sifat-sifat layaknya benda. Menjadi alasan bahwa perintahNya patut dijalankan dan larangannya dijauhi. Semua itu terhubung dalam kalimat Laa ilaaha illallah.
Di dalam Aqidah Islammiyah sebelumnya telah disebutkan perihal Takdir atau Qada’ dan Qadar. Meskipun sudah masuk dalam Rukun Iman yang diyakini umat muslim hingga saat ini, tapi hal tersebut ternyata jadi pertentangan tersendiri di kalangan beberapa ulama.
  1. Aqidah Tauhid Al-Uluhiyyah
Di samping itu, para ulama juga memecah ajaran Aqidah Tauhid menjadi tiga bagian. Salah satunya merupakan Al-Uluhiyyah yang berarti mengesakan Allah SWT ketika beribadah. Segala ibadah dalam Al-Qur’an maupun anjuran Sunah ditujukan hanya padaNya saja.
Hal tersebut diperkuat dalam Surat Al-Fatihah (4) serta An-Nas (3). Keduanya memiliki kemiripan makna bahwa tidak ada yang patut dijadikan sesembahan atau diibadahi dengan benar oleh umat muslim dan Malaikat kecuali Allah SWT. Dia sebagai penegak keadilan di alam semesta.
Umat muslim yang taat sekiranya mampu mengamalkan Aqidah Tauhid al-Uluhiyyah ini dengan benar. Tidak hanya dari segi ibadahnya saja, namun juga meliputi aspek kehidupannya sehari-hari seperti berdoa bahkan saat beraktivitas, semua ditujukan pada Allah SWT.
  1. Aqidah Tauhid Rububiyyah
Selain al-Uluhiyyah yang mengajarkan tentang beribadah, adapun Aqidah Tauhid Rububiyyah. Ajaran satu ini membahas tentang keyakinan bahwa satu-satunya Dzat pencipta alam semesta beserta isinya hanya Allah SWT karena semuanya tidak mungkin tercipta dengan sendirinya.
Ajaran Aqidah ini juga diperkuat dengan makna surat Al-Fatihah (2), An-Nas (1), serta Maryam (65) bahwa hanya Allah SWT lah yang menguasai langit, bumi serta segala sesuatu diantara kedua hal tersebut. Dia pula pengatur kehidupan dan kematian di dalam dunia ini.
Sebagai muslim memang sepatutnya mengimani Aqidah Tauhid Rububiyyah. Sudah dijelaskan pula dalam Al-Qur’an bahwa segala kebutuhan hambaNya telah diatur oleh Allah SWT mulai dari rejeki, jodoh, kehidupan, sampai kematian. Syirik sekali kalau menyembah selain daripadaNya.
  1. Aqidah Tauhid Asma was-Sifat
Dari rentetan ilmu ketauhidan ini, Aqidah terakhir yang patut dimiliki dan dipelajari oleh seorang muslim adalah soal Asma was-Sifat atau keyakinan terhadap adanya nama-nama lain bagi Allah SWT. Umumnya, dikenal sebagai Asmaul Husna dengan jumlah 99 buah.
Pada 99 nama itu terdapat sifat-sifat mulia dari Allah SWT sebagai Dzat yang sempurna. Biasanya, banyak umat muslim menyebutkan salah satu atau beberapa diantaranya ketika berdoa dan disesuaikan pula dengan permintaan mereka agar bisa lebih didengar olehNya.
Allah SWT juga berfirman bahwa Asmaul Husna hanya milik-Nya semata. Jadi ketika memohon kepada-Nya jangan lupa untuk disebutkan serta tinggalkan orang-orang yang menyimpang dari ajaran Islam karena mereka akan mendapat balasan atas semua itu. Wallahua’alm bissawab.
  1. Aqidah Ruhaniyyah
Selain soal Tauhid, masih ada macam-macam Aqidah lain yang juga patut diimani oleh umat muslim, yaitu mempercayai atau meyakini adanya segala hal bersifat ghaib (kasat mata) serta sulit dideteksi oleh indera manusia seperti malaikat, jin, setan dan lain sebagainya.
Aqidah Ruhaniyyah seperti ini memang diyakini hidup bersebelahan dengan alam manusia serta mereka juga menyimpan rahasianya sendiri. Seperti Allah SWT mengkhususkan rahasia itu untuk diriNya dan tidak satupun umat muslim yang diberi berita tentang hal tersebut.
Hal-hal ghaib yang diyakini hidup berdampingan dengan umat muslim memang tidak semuanya diketahui secara benar dan pasti. Kalaupun sesuai dugaan tersebut, itu atas izin Allah SWT. Bila berlebihan, maka bisa dipastikan manusia berbohong dalam mengabarkannya.
Penyimpangan Aqidah yang Wajib Diketahui Muslim
Aqidah memang mengajarkan umat muslim untuk lebih mengimani apa yang telah Allah SWT berikan kepada mereka, secara langsung ataupun tidak. Di samping jalan kebenaran tersebut, pasti ada penyimpangan. Berikut beberapa di antaranya:
  1. Syirik akan Aqidah 
Mengacu pada Aqidah Tauhid al-Uluhiyyah tadi bahwa tidak ada yang patut disembah serta diibadahi kecuali pada Allah SWT saja, namun manusia dengan sifat Syirik berlaku lain. Golongan ini bisa menyembah benda seperti patung, matahari, bahkan jin dan setan sekalipun.
Melakukan hal syirik merupakan salah satu dosa besar karena telah berani mempersekutukan Allah SWT dengan lainnya. Dia tidak akan mengampuni kesalahan manusia (siapapun) kecuali mereka bertobat Nasuha serta mau memperbaiki diri lewat ketauhidan.
Telah lama golongan Syirik jadi musuh besar Tauhid. Banyak ulama menggolongkan perbuatan ini menjadi dua bagian. Dosa kecilnya seperti mereka beramal namun ingin dilihat orang. Kesalahan besarnya adalah mengikuti perayaan agama atau kaum lain.
  1. Kufur
Penyimpangan Aqidah satu ini juga sulit terlihat bahkan kadang menjebak umat muslim yang Tauhidnya sudah lumayan bagus. Kufur berarti mengingkari nikmat Allah SWT. Contohnya saja dengan bilang bahwa kesuksesan atau kepandaian merupakan hasil kerja keras semata.
Umat muslim wajib meyakini bahwa kerja keras saja tidak cukup. Ada Allah SWT yang senantiasa membantu umatNya ketika kesusahan. Bahkan kalau tanpa sengaja merasa kurang cocok pada salah satu ayat Al-Qur’an maupun hadits Rasulullah SAW itu sudah termasuk Kufur.
Kalau tanpa sengaja melakukannya, segeralah bertaubat dan mengucapkan istighfar sebanyak-banyaknya karena telah lalai akan nikmat yang diberikan Allah SWT. Serta berjanji tidak akan mengulanginya lagi. InshaaAllah Allah SWT mengampuninya. Wallahua’lam bissawab.
Mempelajari Islam sudah seharusnya dilakukan umat muslim, salah satunya adalah belajar macam-macam Aqidah. Selepas itu, diharapkan orang tersebut mampu meningkatkan ketauhidan dan makin mendekatkan diri dengan Allah SWT.

Post a Comment for "Macam-macam Aqidah yang Harus Diketahui"